October 5th, 2007
Makassar, Tribun– Calon Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bertemu dengan dai kondang KH Abdullah Gymnastiar dan Asisten Imam Masjidil Haram, Syekh Ahmad Quraisy di Mekah, Kamis (4/10).
Aa Gym dan Syekh Ahmad mendoakan Syahrul terpilih sebagai gubernur di pilkada, 5 November nanti. “Keduanya mendoakan Pak Syahrul menang di pilkada,” kata Wakil Ketua Kadin Sulsel, Haris Hody.
Seusai bertemu kedua orang ini, Syahrul dan rombongan termasuk Pjs Ketua Kadin Sulsel, Halim Kalla, Haris Hody, Safari Aziz, Susilo MT Harahap, dan Fuad Hasan Masyur melanjutkan pertemuan dengan Ketua Makkah Chamber of Commerce and Industry (Kadin Mekah), Mohammed Yusef Alhafidz.
Salah satu poin pertemuan, Kadin Mekah menginvetarisir sejumlah potensi sumber daya alam Sulsel.
Setelah bertemu Kadin Mekah, Syahrul cs melaksanakan tawaf wadha (perpisahan) dan berangkat menuju Medinah untuk mengunjungi maqam Rasulullah.
Rombongan Syahrul dan Kadin Sulsel dijadwalkan kembali ke tanah air, Jumat (5/10), pukul 10.00 WIB. Seluruh fasilitas yang digunakan rombongan ini sejak berangkat ditanggung Kadin Mekah.
Tribun Timur, 5 Oktober 2007
October 4th, 2007
Makassar, Tribun - Calon Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersilaturahmi dengan pengurus Kerukunan Keluarga Sulsel (KKS) seusai melaksanakan ibadah umrah di Mekah, Selasa (2/10). Sebelum bertemu KKS, Syahrul menghadiri ulang tahun Pjs Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel, Halim Kalla, yang ke- 50. Halim lahir 1 Oktober 1957 silam. Perayaan ultah berlangsung sederhana dan difasilitasi Asosiasi Muslim Penyelenggara Umrah dan Haji Republik Indonesia (Ampuhri). Ampuhri diketuai Dirut Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur.
Di Sela-sela acara, mereka membicarakan kondisi penanganan haji Indonesia. Salah satu masalah yang mengemuka terkait dengan kuota yang tidak pernah cukup, pelayanan jamaah yang belum maksimal, tempat tinggal, hingga dengan makanan jamaah yang tahun lalu bermasalah. Setelah silaturahmi dengan pengurus KKS Mekah, Syahrul mengunjungi maktab dan muassasah. Syahrul dijadwalkan bertemu pimpinan Muassasah Asia Tenggara, Suher Hamid Sedayu. Muassasah yang dipimpin Suher menangani keperluan jamaah dari kawasan Indonesia timur. Termasuk penyediaan fasilitas tempat tinggal dan makanan bagi jamaah yang bermasalah musim haji tahun lalu. “Pak Syahrul memiliki hubungan akrab sejak jadi Bupati Gowa dengan sejumlah muassasah dan maktab yang melayani jamaah haji asal Sulsel. Pengurus muassasah mengundang langsung Pak Syahrul dan pengurus Kadin Sulsel untuk menjalin komunikasi intensif soal pelayanan jamaah asal Sulsel,” kata Wakil Ketua Kadin Sulsel Bidang Hubungan Luar Negeri, Safari Aziz. Syahrul dan pengurus Kadin berangkat umrah atas undangan Mekah Chambers and Industry (Kadin-nya Mekah). Mereka dijadwalkan balik ke Makassar, Jumat (5/10) mendatang.
Tribun Timur, 2 Oktober 2007
September 26th, 2007
* GSM di RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa
Sungguminasa, Tribun - Calon Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Sungguminasa, Gowa, Minggu (16/9). Kunjungan ini bagian dari program Gema Syahrul Mubarak (GSM). Kehadiran mantan Bupati Gowa ini mendapat sambutan cukup besar dari warga sekitar rumah sakit, pasien, dan keluarga pasien. Puluhan, bahkan ratusan warga bahkan terus mengikuti rombongan Syahrul dari bangsal satu ke bangsal yang lainnya.
Turut dalam rombongan Syahrul, Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Gowa Rahman Syah, Ketua Relawan Angkatan Muda Syahrul Yasin Limpo (Ramsy) Sulsel Hasan Sijaya, Wakil Ketua Ramsy Syarifuddin Kulle, Tim Independen Irman Yasin Limpo, dan beberapa tim pemenangan lainnya. Pada salah satu bangsal, Syahrul sempat berbincang dengan pasien bernama Ardiansyah. Syahrul terlihat terharu dengan penuturan Ardiansyah yang hanya anak sopir tersebut. Mendengar penuturan pasien itu, Syahrul menjanjikan akan menanggung seluruh biaya rumah sakitnya. “Sedikitnya 12 pasien JPS (jaring pengaman sosial) yang langsung beliau (syahrul) fasilitasi dalam hal pembayaran biaya dan beban rumah sakit,” jelas Rahman Syah usai kunjungan kepada Tribun, kemarin. Wakil Ketua DPRD Gowa ini menambahkan, selain bagian GSM, kunjungan ini juga aktivitas auliah Ramadan di 23 kabupaten/kota. Acara ini dilaksanakan menunggu waktu lohor dan persiapan menuju ke Kabupaten Soppeng dan Tana Toraja. “Ini refleksi dari sebuah ketulusan dari rasa cinta, rasa sayang tokoh masyarakat, pemimpin Sulsel terhadap kondisi yang dihadapi dan dialami oleh masyarakatnya. Bukan sesuaru yang dibuat-buat tapi bagian dari keseharian Bapak Syahrul Yasin Limpo,” jelasnya.
Tribun Timur, 17 September 2007 September 24th, 2007
Makassar, Tribun - Juru Bicara Gema Syahrul Mubarak (GSM) Imam Mujahidi Fahmid berharap legislator Sulsel mencermati permintaan kenaikan dana bantuan sosial senilai Rp 39.1 miliar menjadi 107 miliar yang diusulkan eksekutif. “DPRD harus benar-benar teliti. Ini sangat rawan karena tidak menutup kemungkinan dana tersebut dipergunakan untuk kepentingan Pilkada, ” kata Imam.
GSM adalah program yang dibentuk tim calon gubernur Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang untuk menjaring aspirasi masyarakat selama Bulan Ramadan. Soal dana sosial, Imam menambahkan sebelum DPRD menyetujui terlebih dahulu mempertanyakan pertanggungjawaban bantuan sosial yang digunakan pemerintah dalam APBD Pokok sampai bulan Agustus 2007 sebesar Rp 50,6 milyar rupiah dari total bantuan sosial yang telah dianggarkan sebesar Rp 68,2 miliar. “Saya berharap, jika DPRD Sulsel menyetujuinya nanti, pemerintah jangan mencampur adukannya. Maksud kami jangan kaitkan sumbangan dari APBD dengan kepentingan politik. Jika memang sumbangan itu murni sumbangan pemerintah, jangan mengatas namakan sumbangan pribadi,” terang Imam. Dikonfirmasi terpisah, politisi Partai Golkar, M Ruslan, mengakui angka yang tertera di draftAPBD Perubahan baru sebatas usulan. “Masih bisa berubah tergantung dari hasil pembahasan nanti,” kata Ruslan. Ia meminta masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya lewat jalur konstitusional dan elegan. (cr1) September 18th, 2007
Melalui program Gema Syahrul Mubarak (GSM), pasangan Syahrul Yasin Lompo – Agusa Arifin Nu’mang menjadwalkan mendatangi 18 mesjid raya di Sulsel. Hari Sabtu (15/9) malam, artis nasional, Emha Ainun Najib – Novia Kolopaking , mendampingi Sayang dalam GSM di Pare-Pare. Kegiatan Sayang di GSM tersebut tidak semata dakwah dan shalat tarawih bersama. Tim Sayang Irman YL, kemarin, menyebutkan GSM Sayang tiba di Soppeng Roadshow dimulai 15 September dibasis pemilihan Bugis, Pare – pare dan diakhiri di Jeneponto, 25 Sptember. Agenda utama tim ini adalah ikut larut semua rangkaian ibadah puasa.
Tribun Timur, 17 September 2007
August 31st, 2007
Makassar, Tribun - Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kabupaten Gowa, Rahman Syah, menyebut janji pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang mirip dengan kontrak politik Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo dengan legislator Gowa sebelum dilantik jadi bupati. Saat itu, Ichsan berjanji membangun 168 Sanggar Pendidikan Anak Saleh dan 70 puskesmas pembantu (pustu) dalam kurun waktu satu tahun. “Jika janji itu tidak dipenuhi dalam kurun waktu tertentu (dua tahun), beliau siap mengundurkan diri,” kata Rahman Syah saat tampil sebagai pembicara pada diskusi pilkada di Rumah Makan Wong Solo, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Kamis (30/8).
Janji itu direalisasikan Ichsan delapan bulan sejak dilantik 13 Agustus 2005. “Artinya, jika janji pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis tidak terealisasi, paket Syahrul- Agus harus mundur sebagai gubernur (jika terpilih),” lanjut Rahman. Selain Rahman, calon Wakil Gubernur Koalisi Keumatan dan Kebangsaan, Mubyl Handaling, Aries Pangerang (tim Amin Syam-Mansyur Ramly), Tadjuddin Rahman (praktisi hukum), dan Adi Suryadi Culla (pengamat) juga jadi nara sumber.
August 23rd, 2007
Makassar, Tribun - Tim dokter pemeriksa kesehatan calon gubernur dan wakil gubernur mengambil sampel darah dan urine Syahrul Yasin Limpo di Cardiac Centre Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, untuk diperiksa di laboratoriumm, Rabu (22/8). Pengambilan sampel darah dan urine tersebut merupakan rangkaian pemeriksaan kesehatan (general check up) yang dijalani pasangan Syahrul-Agus Arifin Nu’mang untuk mendapatkan keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter.
Surat keterangan sehat jasmani dan rohani diperlukan sebagai syarat subjektif seorang bakal calon yang akan maju menjadi calon gubernur dan wakil gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulsel, 5 November mendatang. Seusai pemeriksaan, Syahrul mengakui sampel darahnya diambil oleh dokter. Namun ia tidak menjelaskan untuk apa sampel darah tersebut diambil. Demikian juga dengan sampel urinenya yang diambil pada pagi hari beberapa saat setelah ia tiba di rumah sakit. Sebelum keluar dari ruang pemeriksaan, di lengan kiri Syahrul tampak perban ukuran kecil masih tertempel untuk menutupi bekas suntikan di lengannya. “Sampel darah saya diambil,” kata Syahrul pendek sebelum meninggalkan rumah sakit. Pengambilan sampel darah tersebut, menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), dr Muh Akbar SpS, adalah hal yang wajar dan merupakan standar kedokteran untuk pemeriksaan kesehatan. “Pokoknya dalam pemeriksaan ini tidak ada pengecualian. Semuanya kami periksa dengan waktu yang sama dan perlakuan yang sama pula,” ujar Akbar. Pemeriksaan Lancar Syahrul-Agus mulai menjalani pemeriksaan pukul 06.30 wita sampai pukul 15.30 wita. Pemeriksaan terhadap bakal calon yang diusung PAN, PDK, PDIP, dan PDS berlangsung lancar. Syahrul mengaku sangat bersemangat menjalani pemeriksaan. Saking bersemangatnya, saat jantungnya diperiksa, dokter terpaksa mengingatkan Syahrul bahwa pemeriksaan telah berakhir. Demikian juga ketika Syahrul-Agus diminta untuk melepaskan seluruh pakaian di depan dokter pemeriksa, Syahrul mengaku risih karena harus bertelanjang. “Semua lubang-ta di periksa, mulai lubang atas sampai lubang bawah,” kelakar Syahrul dan ditimpali Agus dengan tawa. Karena ingin membuktikan mereka sehat, Syahrul-Agus akan mengikuti pertandingan sepakbola persahabatan yang akan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kampus Unhas Barabaraya, Makassar, Kamis (23/8) hari ini. Tim Syahrul akan berhadapan dengan tim Agus dan alumni SMA Negeri 1 Makassar. “Inilah cara kami membuktikan kalau kami memang benar-benar sehat,” kata Syahrul seusai menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemimpin Sehat Pada kesempatan itu, Syahrul menobatkan dirinya sebagai calon pemimpin yang sehat. Ia juga meminta kepada masyarakat agar dalam pilkada nanti, tidak memilih pemimpin yang sakit. Ketika dikonfirmasi mengenai orang yang dimaksud tersebut, Syahrul mengelak. “Saya tidak bermaksud mengatakan di antara ketiga calon ini ada yang sakit, semuanya calon sehat. Mana ada sih masyarakat yang mau dipimpin oleh orang yang tidak sehat,” katanya. (rex) Tribun Timur, 23 Agustus 2007 August 20th, 2007
Putra Mantan Ketu MUI Pusat KH Ali Yafie, KH Hilmi Ali Yafie, menyampaikan dukungannya kepada pasangan Syahrul Yasin Limpo – Agus Arifin Nu’mang (Sayang). Dukungan tersebut disampaikan Hilmi saat menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj di Pondok Pesantren Darul Qur’an At Taqwa, Jampue, Pinrang, Minggu (19/8). Hilmi adalah pimpinan Pesantren itu, Isra Mi’raj dihadiri Sayang. ”Saya siap megawal perjalan Bapak syahrul dan Agus menuju tumpuk kepemimpinan di Sulsel ” jelas Hilmi. Kunjungan Sayang di Pinrang, kemarin, di dampingi Senior Golkar Andi Altin Noer, Ketua PDS Paulus P, politisi PDK Adil Patu, Andi Darussalam Tambusala, Sekertaris ORARI Sulsel Ilyas. Mantan Ketua Kanwil Departemen Agama Barru, KH Ma’ruf Amin MA, menyampaikan hikma Isra Mi’raj di depan Sayang. Dari Pinrang, Sayang menuju Sidrap.
Tribun Timur, 20 Agustus 2007 August 25th, 2007
Kandidat Calon Gubernur Syahrul Yasin Limpo, mencanangkan Jumat Ibadah di SMPN Bajeng Gowa. Program ini diakuinya sudah dicanangkan sejak menjadi Bupati di daerah ini. Syahrul yang didampingi tim independen dan pengurus partai pendukungnya tiba di Bajeng sekitar pukul 09.00 ”yang pertama kalinya mengeluarkan kebijakan secara resmi untuk pemberantasan buta huruf Al Qur’an di Sulsel adalah saya, waktu menjadi Bupati di Gowa ini ” tegas Syahrul. Pencanangan itu diikuti oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se Kecamatan Bajeng. Dari Bajeng Syahrul melanjutkna perjalanan ke Jeneponto untuk meresmikan Pabrik Garam Beryodium Cap Bangau Mekar, di desa Boronglamu, Kecamatan Arung Keke. Suyahrul disambut ribuan simpatisan bersama pengusaha KSU Garam Mekar. Dalam sambutannya, Syahrul memaparkan konsep ekonomi kerakyatannya Sementara itu pasangan Syahrul, Agus Arifin Nu’mang menggelar silahturahmi dengan masyarakat kampung Tekkolabbua, Pangkep. Agus menutup pertandingan sepakbola Syahrul Cup di Lapangan Minasate’ne.
Tribun Timur, 25 Agustus 2007 August 23rd, 2007
Calon Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, akhir pekan ini, akan meluncurkan buku ketiganya. Buku berjudul “Ambil Tanganku, Kuambil Tanganmu” ini adalah kompilasi 30 tulisan yang pernah dipublikasi dan satu tulisan yang belum dilansir. Anggota KPU Sulsel, Dr. M. Darwis, menjadi salah satu editor bersama Asdar Muis RMS. Keduanya juga menjadi editor di dua buku Syahrul sebelumnya, Jangan Marah di Muara dan Berhentilah Mengaduk Samudera Asdar Muis mengatakan bahwa buku ini akan diluncurkan di Hotel Clarion, Sabtu (25/8) mendatang. Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Mesjid Seluruh Indonesia (BKPRMSI) Ali Muchtar Ngabalin di agendakan menjadi salah satu pengulas buku ini. Buku setebal 196 halaman ini diterbitkan oleh Citra Pustaka, Yogyakarta. Buku ini berisi kumpulan gagasan, ide, kontempelasi, dan persentuhan Syahrul selama satui tahun terakhir ini. ”Isinya Pak Syahrul coba menunjukkan bahwa hidup ini lebih bermakna dengan sikap memberi, bukan menunggu, ”katanya kemarin. Buku ini termasuk karya ketiga Syahrul dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, adalah dua buku yang lebih dulu diterbitkan di sela – sela kesibukan mantan Bupati Gowa ini sebagai Wakil Gubernur dan sekaligus kandidat Gubernur. Oleh : ANTARA
Bantaeng, Sulsel- Sebanyak 1.250 guru mengaji di Kabupaten Bantaeng, Sulsel, memperoleh bantuan insentif mengajar sebesar Rp1,2 juta orang per tahun.
Dana insentif itu diambil dari APBD Pemkab Bantaeng tahun 2007 dengan nilai total Rp1,5 miliar dan diserahkan Wagub Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, secara simbolis di GOR Bantaeng, Rabu.
Bupati Bantaeng Drs. H. Azikin Solthan, Msi, mengatakan insentif tersebut untuk memotivasi para guru mengaji dalam mencerdaskan umat, terutama anak-anak usia sekolah dalam membaca dan memahami kitab suci al-Quran.
Wagub Syahrul Yasin Limpo mengemukakan gerakan baca al-Quran merupakan sunnatullah yang menjamin kesejahteraan ummat di masa mendatang sekaligus untuk syiar agama Islam.
“Agama apapun mengharuskan ummatnya tahu dan mengerti isi kitab sucinya, termasuk umat Islam, karena ini merupakan sunnatullah yang akan menjamin kesejahteraan bagi pemeluknya,” katanya.
Wagub Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang juga kandidat calon Gubernur Sulsel sebelumya mengunjungi Madrasah Tsanawiah DDI Wal-Irsyad di Bantaeng.
Ia berharap dengan hadirnya lembaga pendidikan Islam DDI ini akan lebih memajukan pendidikan agama Islam di Bantaeng.
“Makin banyak lembaga pendidikan seperti ini, maka syiar Islam semakin berkembang sebab kehadirannya menjanjikan kesejahteraan bagi umat, apalagi dibangun dengan hati nurani yang tulus,” ujarnya.
Ke depan ini, kata Syahrul, ada tiga hal penting untuk membantu masyarakat yang hidupnya ‘pas-pasan’, yakni menghadirkan pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis dan dukungan dalam usaha ekonomi masyarakat.
Madrasah Tsanawiah di Campagaloe, Bantaeng, dibangun dengan dana ratusan juta rupiah merupakan swadaya masyarakat setempat, termasuk tanah seluas satu hektar, adalah tanah wakaf dari Haji Ramli, tokoh masyarakat di daerah itu.
| |