Syahrul - Agus " .... Pegangan saya tak lain adalah ilmu dan moralitas hati. Orang bisa bertentangan dasarnya hanya dua, yaitu takut kehilangan gengsi dan ada interest material. Kalau tidak ada itu, ya normal-normal saja. Gubernur tidak lebih bagus dari yang lain. Saya menjalaninya dari bawah, sama saja. Kenapa harus curiga sama orang. Saya punya kompetensi. Saya punya tugas untuk itu ..." ( Syahrul Yasin Limpo ) "..... Hidup ini bagian dari ibadah, karena itu hidup adalah pertaruangan untuk menjaga martabat dan harga diri keluarga, masyarakat dan bangsa. Bukan jabatan & kedudukan yang harus dikejar, tapi pengabdian dan ketulusanlah yang mesti diraih. Itu yang mendorong saya menjadi petarung dalam PILGUB Sulsel. Kalau jabatan yang diburu, sudah cukup menjadi ketua DPRD Sulsel. Tapi saya ingin mengabdi kepada masyarakat (Agus Arifin Nu'mang) |
 | Syahrul Yasin Limpo! Begitu namanya sejak lahir, 16 Maret 1955 di Makassar, yang diberikan oleh Ayahanda HM Yasin Limpo yang berdarah Makassar dari tanah Gowa dan Ibunda Hj Nurhayati yang berdarah Bugis dari Sidrap. Suami Drg Hj Ayunsri Harahap ini tak asing bagi masyarakat Sulsel. Kiprahnya di dunia birokrasi sudah mencuat sejak dipercaya sebagai Kasi Tata Kota Bappeda Kotamadya Ujung Pandang, tahun 1982. Sebagai anak cucu Pejuang, Agus Arifin Nu'mang sudah terbiasa dengan pilihan hidup yang sulit. Semula ia ingin menjadi akademisi, setelah menjadi dosen di UNHAS beberapa tahun, tiba-tiba tantangan baru itu menjemputnya, Medan perjuangan yang lebih menantang mengharuskan ia rela meninggalkan kampus yang dicintainya. Cucu pejuang La Nu'mang inipun beralih profesi menjadi politisi, masuklah ia menjadi pengurus teras Partai Golkar Sulsel. Di partai ini ia bak meteor, naluri politiknya yang tajam mengantarkan ia menduduki kursi Ketua DPRD Sulsel, dalam usia yang sangat muda (40 tahun). Kini ia rela meninggalkan kursi empuk itu, dan bertarung merebut kursi Gubernur mendampingi Syahrul Yasin Limpo. |
| |
|